Yowas Manufandu Kecam Kekerasan terhadap Perempuan di Distrik Jila

Minggu, 30 Agustus 2026    10:55 WIT    Muhammad Yusuf Febrian

Yowas Manufandu - Sekretaris Suku Biak Kabupaten Manokwari Selatan/Bendahara BMP

Yowas Manufandu - Sekretaris Suku Biak Kabupaten Manokwari Selatan/Bendahara BMP

MANOKWARI SELATAN – Tokoh masyarakat Kabupaten Manokwari Selatan, Yowas Manufandu, mengecam aksi kekerasan terhadap perempuan yang terjadi di Distrik Jila, Kabupaten Mimika. Ia menilai tindakan tersebut merupakan bentuk pelanggaran terhadap hak asasi manusia dan tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.

Yowas mengatakan, perempuan, khususnya perempuan Orang Asli Papua (OAP), memiliki kedudukan penting dalam kehidupan masyarakat Papua dan dipandang sebagai mama atau orang tua. Karena itu, tindakan kekerasan, penyanderaan maupun pembunuhan terhadap perempuan dinilai sebagai perbuatan yang sangat tidak manusiawi.

Ia juga menyatakan penolakan terhadap keberadaan kelompok bersenjata yang melakukan kekerasan terhadap masyarakat sipil. Menurutnya, masyarakat yang hanya menjalankan aktivitas sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan hidup tidak seharusnya menjadi korban dari konflik maupun tindakan kekerasan.

Baca Lainnya :

“Jangan sampai masyarakat yang tidak tahu-menahu justru menjadi korban. Mereka hanya bekerja dan mencari kehidupan, tetapi harus menghadapi tindakan kekerasan,” ujar Yowas.

Yowas mendorong aparat keamanan untuk mengusut dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut sesuai dengan ketentuan hukum. Ia berharap kejadian serupa menjadi perhatian bersama sehingga perlindungan terhadap masyarakat sipil, terutama perempuan, dapat semakin diperkuat.

Di sisi lain, Yowas mengimbau masyarakat Manokwari Selatan agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun ajakan yang dapat memperkeruh situasi. Ia mengingatkan masyarakat untuk menyikapi setiap persoalan secara bijak dan tidak terlibat dalam kelompok atau tindakan yang justru dapat merugikan masyarakat sendiri.

Menurutnya, setiap bentuk perjuangan maupun penyampaian aspirasi harus tetap dilakukan dengan cara yang tidak mengorbankan masyarakat dan tidak bertentangan dengan hukum.

Ia berharap masyarakat di Manokwari Selatan dapat terus menjaga keamanan dan ketertiban serta memperkuat kebersamaan agar berbagai potensi konflik maupun gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.