Jumat, 07 Agu 2026
Kamis, 06 Agustus 2026 17:29 WIT Ben
Wakil Bupati Fakfak Drs. Donatus Nimbitkendik, M.TP bersama Forkopimda, tokoh agama, dan masyarakat saat melakukan peninjauan Situs Sejarah Kampung Gar dalam rangka persiapan Peringatan 666 Tahun Masuknya Islam di Tanah Papua, Kamis (6/8/2026).
TERASKASUARI.COM, FAKFAK – Pemerintah Kabupaten Fakfak melaksanakan Peninjauan Situs Sejarah dan Halal Bihalal dalam rangka memperingati 666 Tahun Masuknya Islam di Tanah Papua di Kampung Gar, Distrik Furwagi, Kabupaten Fakfak, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan dipimpin oleh Wakil Bupati Fakfak, Drs. Donatus Nimbitkendik, M.TP, mewakili Bupati Fakfak, dan dihadiri sekitar 70 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda, tokoh agama, perangkat daerah, serta masyarakat Kampung Gar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Fakfak AKBP Naim Ishak, S.H., S.I.K., M.H., perwakilan Korem 182/Jazirah Onim, Danlanal Fakfak, perwakilan Kodim 1803/Fakfak, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak, serta Ketua AFKN KH. Fadzlan Rabbany Garamatan.
- Pemkab Fakfak Tinjau Situs Sejarah Kampung Gar Jelang Peringatan 666 Tahun Masuknya Islam di Tanah Papua
- Wakil Bupati Pegunungan Arfak Andi Salabai Tutup Usia, Tim Medis Sebut Meninggal Akibat Komplikasi Sepsis
- Groundbreaking Pelabuhan Babo Dimulai, Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Pesisir Teluk Bintuni
Rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah ke makam Kiai Syekh Abdul Gafar, dilanjutkan doa syukuran bersama masyarakat Kampung Gar, prosesi adat, pelaksanaan Salat Dzuhur berjamaah, ramah tamah, hingga acara seremonial sebagai bagian dari persiapan puncak peringatan masuknya Islam di Tanah Papua.
Dalam sambutan Bupati Fakfak yang dibacakan oleh Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik, disampaikan bahwa peringatan 666 tahun masuknya Islam di Tanah Papua bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan momentum untuk mengenang perjalanan sejarah, perjuangan para pendahulu, serta menjaga nilai-nilai keagamaan dan budaya yang telah diwariskan kepada generasi penerus.
Pemerintah Kabupaten Fakfak juga menegaskan bahwa sejarah masuk dan berkembangnya Islam di Tanah Papua merupakan bagian penting dari identitas daerah yang harus terus dilestarikan. Nilai-nilai agama yang tumbuh sejak dahulu telah berjalan selaras dengan adat dan budaya masyarakat Fakfak sehingga melahirkan kehidupan yang harmonis, penuh toleransi, serta menjunjung tinggi semangat persaudaraan.
Melalui momentum tersebut, Pemerintah Kabupaten Fakfak mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat persatuan dan kesatuan serta menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai modal utama dalam membangun daerah.
Kegiatan peninjauan situs sejarah di Kampung Gar juga menjadi bagian dari pengecekan kesiapan menjelang puncak peringatan 666 Tahun Masuknya Islam di Tanah Papua, sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai sejarah dan perkembangan Islam di Kabupaten Fakfak.angan Islam di Kabupaten Fakfak.