Minggu, 23 Agu 2026
Sabtu, 22 Agustus 2026 07:41 WIT Dimas Setiawan
Manokwari, Teraskasuari – Pemerintah Kabupaten Manokwari mulai membangun ruas jalan yang menghubungkan Anggori dengan Petrus Kafiar sepanjang 1,68 kilometer sebagai bagian dari peningkatan konektivitas dan akses pelayanan masyarakat.
Pembangunan ditandai dengan peluncuran proyek oleh Bupati dan Wakil Bupati Manokwari pada Jumat, 21 Agustus 2026. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, DPRK Manokwari, dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah.
Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, mengatakan jalan baru itu akan memangkas perjalanan masyarakat yang sebelumnya harus memutar sekitar empat hingga enam kilometer.
- Pemkab Manokwari Bangun Jalan Anggori–Petrus Kafiar Sepanjang 1,68 Kilometer
- BMP Papua Barat Salurkan Bantuan kepada Keluarga Pejuang Pepera dalam Momentum HUT ke-81 RI
- Turnamen Rap \"Merah Putih\" Digelar BMP Papua Barat, Yauw\'\'B Raih Juara Pertama
Selain memperpendek jarak, ruas tersebut diharapkan mendukung akses menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan serta memperlancar kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat Kelurahan Amban dan wilayah sekitarnya.
Pemkab Manokwari juga meminta kontraktor pelaksana, CV Karya Lokpon, mengerjakan proyek sesuai spesifikasi, mutu, volume, dan jadwal yang telah ditetapkan serta tetap memperhatikan keselamatan kerja.
Kepala Dinas PUPRP Kabupaten Manokwari, Albertus, menjelaskan pembangunan jalan mengacu pada dokumen perencanaan daerah dan anggaran tahun 2026.
Pekerjaan mencakup pembukaan badan jalan selebar sekitar 9 hingga 12 meter, perataan permukaan selebar 7 meter dengan material pilihan, serta pembangunan drainase selebar 1 hingga 2 meter di sisi kiri dan kanan.
Pemerintah juga berupaya mempertahankan pohon produktif milik masyarakat, termasuk tanaman buah, selama tidak menghambat fungsi utama jalan.
Pada tahap awal, pemerintah memprioritaskan agar ruas tersebut dapat digunakan dengan baik. Jika dukungan anggaran tersedia pada tahun berikutnya, jalan direncanakan ditingkatkan melalui pengaspalan dengan lebar sekitar 5 meter.
Ruas Anggori–Petrus Kafiar ditargetkan sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat sebelum Desember 2026.